Kamis, 04 Maret 2010

Hati-Hati sama Omongan!!! Kualat...


Salam Sahabat Mahakosmos,

Orangtua jadul alias jaman dulu selalu menasehati demikian...hati-hati sama omongan, nanti kualat!! Suatu pesan yang bagus, namun bagaikan sebuah mitos saja, gak ngerti maksudnya memangnya kenapa? Orang tua, gak bisa jelasin sih....kalo ditanya, itukan juga pesan eyang-eyangmu.... Lho, warisan!!

Banyak kisah yang saya temui dalam meberikan terapi masalah kehidupan seseorang, ternyata penyebab masalahnya adalah karena faktor omongan yang sembarangan.

Banyak dari kita yang emosi disalip di tikungan ketika mengendarai mobil....langsung mengumpat keluar kata-kata mutiaranya: "monyet lu, dasar gak waras..."

Atau senang sekali mengumpat dengan kata-kata khasnya...

"Buluk...buluk...." atau apapun.

Bahkan kadang kita seneng becanda dengan bahasa khas agar mudah diingat temen-temen. Seperti contohnya: "wah dasar sakit jiwa...."

Semuanya becandaan saja.

Tahukah sahabat, becanda it's Okeh saja. Namun tahukah bahwa efeknya sangat luarbiasa membentuk programming dalam tubuh yang sebenarnya itulah hakekat do'a kita sendiri yang menjadikan. Do'a atau kata-kata yang berulang dan terekam dalam gelombang pikiran serta rongga-rongga tubuh. Gelombang pikiran dari gamma, beta, alpha, teta, delta yang merupakan gelombang sadar dan bawah sadar. Semuanya terhubung ke organ jantung, dan rekaman program itu mengalir dalam darah, DNA, urat-urat syarat ke seluruh tubuh. Jadilah perbuatan, dan terus berulang menjadi kebiasaan.

Banyak orang kena penyakt aneh, susah hidupnya, karena dia sendiri yang membuatnya. Seperti kasus ada yang kena stroke, lumpuh sebelah, dan pikirannya agak terganggu.

Setelah saya satukan dengan konsep Law of Connection yaitu menyatukan frekuensi hati kecil dengan penyebab masalahnya. Ternyata tahukah sahabat? Penyebabnya adalah karena kekhilafan dari omongan.

Setelah saya perhatikan, dan investigasi ke keluarga, teman-temannhya. Benarlah olah rasa saya, bahwa yang bersangkutan seneng banget ngomong: "bangkai hidup lu....." Gak waras....
Kata-kata itu sebenarnya adalah sumpah serapah untuk orang lain, siapa saja yang berbenturan dengan dia. Namun sesungguhnya, tidak ada dampaknya bagi yang disumpahi. Yang disumpahi ya seger-seger saja. Namun omongannya kena badan sendiri.

Akhirnya kunci intropeksi inilah yang dia harus akui dan sesali untuk diikhlaskan kembali kepada Sang Pencipta. Lambat laun, lumpuhnya mulai pulih kembali, berangsur-angsur sehat.

Konsep Mahakosmos sederhana hanya mengenali chip programming penyebab masalah alias Mind Set, istilah kerennya. Mind set yang tertanam kebiasaan omongan, pikiran dan perasaan. Kemudian dikhlaskan alias dicabut, dibersihkan dalam session Terapi Ikhlas, Tafakuran Pembersihan Mindset.

Sessi workshop yang memakan waktu seharian ini, terkesan membosankan bagi yang gak ngerti, namun seperti kurang waktunya bagi para peserta yang membutuhkan untuk mendobrak masalah kehidupan dan menggantinya dengan program kehidupan baru. Kepinginnya lebih dari itu, 3 hari....supaya fresh dan menjadi manusia baru.

Banyak orang yang ambruk, sekarat, bisa pulih menjadi sehat dan berumur panjang. Banyak orang yang bisnisnya hancur lebur, dan mampu bangkit.
Banyak orang yang gagal, namun sukses kemudian hari.
Mereka adalah orang yang mampu intropeksi mengenali penyebab kesalahan masa lalu, berani meninggalkannya dan hidup baru untuk menjadi sosok pribadi yang baru.

Gak salah deh, orang tua jaman dulu kasih pesen. Hati-hati sama omongan... karena bisa makan badan sendiri.
So, berkatalah yang positif. Jadi kalo nyumpahi temen, bilang saja: "dasar orang sukses lu... banyak duit"
Baca Selengkapnya

Rabu, 03 Maret 2010

Kepribadian Ganda…..Ada apa neh......

Salam Sahabat Mahakosmos,

Ini adalah pengalaman menghadapi kasus yang berkarakter ganda seperti sosok lain. Menjadi pribadi lain yang lambat laun membikin masalah. Semoga bermanfaat.

Sekitar 10 tahun lalu, saudara saya kena gangguan jiwa katakanlah begitu, dan tiba-tiba menjadi pribadi lain namun sangat mengagetkan. Yaitu menjadi sosok lain yang sok tahu, membangkang, dan sok mengajari orang lain kadang nyaris benar...namun diujungnya salah. Karena kita adalah berpikiran logika, maka berobatlah ke pengobatan modern yg biasa menangani kasus ini. Namun berbulan-bulan gak sembuh malah parah. Tiba-tiba jadi sosok lain yang sangat berbeda. Kepribadian ganda yang menjadi parah. Kepribadian aslinya cenderung kalah.

Yang mengagetkan tiba-tiba jadi seperti tukang ceramah, mengajari kitab, sebagian besar benar namun ujungnya kok ya ngawur. Akhirnya dicoba ke pengobatan tradisional, ke jalur agama. Namun seringkali sang pemimpin pondok yang ditemui, malah adu debat dan sudah puluhan jalur semuanya gagal. Namun disimpulkan ada sosok lain dalam dirinya.

Kasus lain: seorang mahasiswa yang ternyata diketahui orangtuanya sudah 2 semester sering bolos, jarang masuk kuliah. Ternyata diselidiki, yang bersangkutan kegilaan game on line. Akhirnya diinterogasi dan disadarkan. Mahasiswa itu cerita awalnya dari iseng main game on line, namun lama kelamaan keranjingan, dan setiap berangkat kuliah seperti ada bisikan kuat disuruh ke game on line. Untunglah mahasiwa itu bertekad untuk mengusir bisikan tersebut bermian game on line. Setelah jalur pengobatan modern belum ada hasil, juga jalur pengobatan hipnoterapi. Ketika dihipnoterapi, sang terapis kaget karena yang hadir ketika posisi trance adalah sosok lain. Dan diusir susah sekali. Akhirnya menghubungi saya.

Satu lagi: kasus seorang perempuan yang menjadi tidak waras, menjadi sosok lain yang pandai berdakwah, ya itu tadi awalnya bagus sekali namun ujungnya kok ya nyeleneh. Ngawur. Akhirnya berminggu-minggu meresahkan dan makin menggila.
Sang keluarga mempertemukan dengan saya, namun selalu saja kabur…. Mau gak mau ditaklukkan beberapa keluarganya digotong menemui saya.
Perempuan yang anaknya sudah besar-besar itu gak mau menghadapi saya. Selalu memalingkan muka. Namun akhirnya ngoceh juga, keluar kepribadian yang lain.
“Kamu mengajari orang… memang kamu benar. Sholat subuh saja terlambat kamu....” katanya , “sekarang saja kamu belum sholat kan?” lanjutnya lagi dan terus berceramah layaknya seorang ulama.

Jawab saya: “dalam ajaran agama, tamu harus dihormati. Jadi ketika baru pulang dari luar rumah langsung menemui tamu kehormatan. Baru saya pamit sholat dulu atau menawari tamu, apakah mau sholat bareng??”

Nah inilah jawaban kuncinya yang memastikan saya berhadapan dengan siapa. “Sholat sih nanti saja… untuk apa??”
Saya langsung memotong, ketahuan kamu sekarang!!! Ngapain kamu disitu, ganggu manusia. Akhirnya dalam satu perdebatan panjang dan ngadu “ilmu” cukup alot. Dia bermandikan keringat, menggelosor di atas lantai tak mampu lagi “bertempur” dengan kunci kekuatan tauhid.
“Ampun...kamu siapa sesungguhnya” katanya, “sudah..sudah saya gak kuat. Saya akan keluar.....” Dan saya tempatkan ke asalnya. Api yang berkobar.

Sahabat, banyak kasus yang saya hadapi dan akhirnya belajar dari pengalaman dari ratusan kasus ringan hingga berat sekali. Pengalaman yang sejak dulu nyaris adu nyawa, sekarat, dan terkapar. Sehingga nyaris nyerah berakidahnya kepada Sang Kuasa….

Logikanya begini, Sang Ibu tersebut senang sekali belajar olah ilmu apapun…tentu ilmu ghoib. Dan saya duga dari pengalaman maupun rasa hati, bahwa ibu itu kepingin sekali jadi tokoh atau guru spiritual. Namun setelah umur menua, kok ya belum kesampaian dan kalah dengan generasi yang lebih muda, dengan kebisaan yang melampaui dia.

Sang Ibu ini gak mau kalah, merasa sudah bisa, dan hebat (sombong). Inilah mindset hawa nafsu yang terpancar dari tubuhnya, dan layaknya hukum Law of Attraction menarik yang lain pikiran-pikiran negative yang bertebaran di semesta alam ini. Lambat laun mendominasi dalam pikiran…dan akhirnya berkepribadian ganda.
Kepribadian ganda kadang murni sebagai pikiran lain, namun kadang juga disusupi oleh godaan Syetan yang menggoda pikiran sombong kepinginan dalam ilmu ghoib tersebut.

Kasus saudara saya juga sama, dulu karena tekanan dari situasi perkuliahan dan pergaulan teman-temannya yang selalu menyombongkan kebiasaannya. Membuatnya jadi minder, dan tergoda harus bisa melampaui mereka. Namun ibarat rangkaian listrik yang terprogram dengan arus cuma sekian, dibebani dengan daya melampaui dari kemampuan. Akhirnya jebol, dan terganggulah rangkaian listrik alias pikirannya.
Stress, berkhayal tokoh lain dan masuklah karakter ganda sesuai tokoh yang sesuai.
Lambat laun, menjadi parah karena campur tangan dari godaan syaiton di pikirannya. Menjadi –jadi, dan jadilah sosok lain yang berbeda dan sangat kontra.

Kasus mahasiswa terjerat game on line juga demikian. Karena tertarik dengan karakter sang tokoh di game on line, hingga menjiwai, maka akan menarik peran tersebut kedalam pikirannya. Awalnya tidak masalah, namun jadi masalah ketika tokoh yang diperaninya ini terkesan membangkang, sombong, dan kontra dengan sifat-sifat tokoh malaikat alias kebaikan. Inilah yang menarik godaan syaitan masuk.

Pikiran / karakter ganda murni tidak masalah, dan lambat laun memudar bila rutinitias berganda ini berganti. Seperti seorang pendiam yang takut berbicara, namun ketika tugas mengharuskan dia memimpin dan berbicara. Maka lambat laun, seiring belajar memperhatikan tokoh lain yang positif... menyerap energinya…tertular…jadilah energi positif itu merasuk menjadi sifat, karakter yang bersangkutan. Mampu menjadi pemimpin yang pandai berbicara. Hal yang positif tentu selanjutnya menarik ciptaan Tuhan lain yang positif.

Namun sebaliknya kalau yang diresapi adalah tokoh atau sosok jahat alias kontra kebaikan, maka jadilah dia berpikiran jahat. Kepribadian ganda yang negatif murni bisa dirubah dengan sugesti melalui meditasi ataupun hypnosis atau tafakur do’a.
Namun kalau sudah digoda oleh ciptaan Tuhan lain (syaitan) yang datang karena tertarik hukum Law of Attraction, sungguh sulit.

Godaan syaitan ini bisa saja kalah tergantung personalnya. Bila kuat Spiritnya/jiwanya, maka godaan tersebut bisa kalah. Sebaliknya bila spiritnya lemah, imannya lemah, maka jadilah diperdaya.

Ciri khas dari godaan jin biasa adalah sosok beringas namun bisa ditundukkan dengan ayat-ayat suci atau diruqyah. Sok galak, sok beringas, namun kalau kita tenang senyum, penuh Ya Rohman Ya Rahiim, golongan ini akhirnya lulus sendiri. Kalah power.
 
Namun godaan syaitan atau iblis biasanya, sosoknya sombong, jago keilmuan, senang menasehati menceramahi, mengajari sesuatu kebaikan, namun ujungnya ada yang nyeleneh alias salah. Dan tidak bisa mati, karena ditangguhkan kematiannya menurut ayat suci. Bahkan pada masa lalu, saya sempat berduel dengan sosok ini yang merasuki adik saya. Dan saya akui saya kalah power, kalah iman. Spirit belum ter-upgrade. Sang syetan ini tertawa-tawa menyuruh saya keluarkan kemampuan ilmu, dan menyatakan dia gak mungkin dikalahkan dengan ilmu, karena dia sudah ahli anti ilmu dari sananya. Katanya dia lebih tua dari manusia. Tidak bisa mati, kebal dari apapun sepanjang dunia diciptakan. Saya tidak mampu menundukkan, sosok itu juga tidak. Karena sama-sama dalam tingkatan ilmu. Artinya baru saya sadari sekarang dari pengalaman juga, yang bisa mengalahkan mereka adalah melampaui tingkatan ilmu, alias jadi Ummi, bodoh, kosong, gak ada apa-apanya alias ikhlas bersandar.
Ikhlas yang mengantarkan ke tingkatan spirit diatasnya dalam keseharian selalu bersamaNya. Power spirit menjadi luarbiasa bersamaNya sepanjang nafas.

Apapun itu kembali sesuai Hukum Tarik Menarik, apapun ciptaan Tuhan di semesta akan tertarik, tersedot kepada kita automatically atas apapun program baik atau buruk (hawa nafsu negative). Siapapun yang berpikiran positif, mindset positif (prasangka baik) maka akan datang semua elemen di semesta yang pasti baik-baik. Juga sebaliknya yang bermind set negatif.

Dan kita tidak usah khawatir dengan kejahatan akan menimpa, sepanjang kita tidak bermind-set kejahatan. Demikian juga gangguan jin, syetan tidak mungkin menganggu kita sepanjang kita tidak bermindset sama dengan mereka. Tidak ada celah bagi mereka untuk masuk kedalam diri kita. Karena Beda frekuensi dan gelombang.

Apapun itu semua berawal dari godaan (hawa nafsu) pikiran, keinginan kita sendiri. Ikhlas adalah menjalani takdir yang datang kepadanya tiap saat. Apapun rejeki, siapapun yang datang dihadapi dengan penuh rasa syukur. Tidak pernah berekayasa bermain godaan pikiran negatif, karena efeknya akan sangat menyulitkan di kemudian hari.
Baca Selengkapnya

Mental block, karma orangtua...gimana mengatasinya??

Salam Sahabat Mahakosmos,

Walaupun terkesan mendadak karena tidak direncanakan dan tidak mengundang banyak orang. Namun acara jadi terselenggara yang umumnya datang karena suatu masalah yang sudah kemana-mana gak ada hasil yang datang dari serang, banten, juga sukabumi. Ada juga yang sudah ikutan acara healing sejenis yang ekslusive juga tersertifikasi namun belum mengatasi persoalannya akarnya.

Acara sharing Mahakosmos inilah yg membuka tabir rahasia masalah dan solusinya. Alhamdulillah solved, karena metode Mahakosmos adalah METODE TERBODOH (TER-UMMI) didunia....yaitu gak ada pakem. Gak ada teknik rumit. Atau sertifikasi dari Grand master atau professor. Cukup ikhlas yang katanya kampungan, belajar mengasah dan mengaktifkan gelombang delta hati kecil. Rekan-rekan alumni cuma nanya ke rasa hati. Dan mencari tahu solusinya dengan logika apa...

Kali ini tema yang logik saja, yaitu mental block dan karma dari orangtua, dan kejadian ini juga banyak menimpa kita dalam kehidupan sehari-hari.

Masalah emosional, traumatik, mental block atau karma dari orangtua itu hanya sebuah mind set yang tanpa sadar tersimpan di gelombang otak. Kalau masalah emosional healing ringan, atau traumatik ringan, ya paling ada di gelombang Alpha atas (pintu ke bawah sadar) yaitu antara 10-12 Hz. Namun kalau sudah semakin berat bisa saja di Alpha bawah yaitu 8-10 Hz. Karma orangtua biasanya sudah mengikat alam ruh di gelombang Tetha yaitu 4-8 Hz, inilah yang susah, juga mindset negatif yang korslet dan jadi gangguan jiwa.

Karma (atau balasan/hukum sebab akibat) orangtua, adalah kejadian dimana ketika sang ibu hamil menciptakan program yang akhirnya tertanam di jabang bayinya Contoh di acara healing ini adalah sang ibu marah-marah melulu ketika hamil. Tanpa disadari, sang jabang bayi yg frekuensinya sama di kandungan akan tertular dan terciptalah. Sehingga ketika lahir, dari kecil hingga dewasa dstnya.... kok ya sukanya marah-marah kepada ayah kandungnya tanpa sebab.
 

 Inilah makna Surga di bawah telapak kaki ibu sesuai tulisan saya yang lalu. Perilaku ibu ketika mengandung akan menciptakan program mind set utk sang jabang bayi.

Ketika di healing emosional dan traumatik, atau meditasi atau dihipnosis masuk ke masa-masa ketika jabang bayi. Cukup berhasil namun belum tercabut juga program negatifnya. Kenapa?

Karena faktor diatas tadi yaitu ada dimana sang program ini mengendap bersemayam? Kalo di hipnosis yang jelas sudah masuk ke gelombang tidur masih dengan mimpi (4-8 Hz) masih belum kena juga. Artinya program ini sudah masuk nyaris melampaui titik 4 hz kebawah sedikit. Jadi kalo dihipnosis lebih lanjut, tentu tidak mungkin, karena makin kedalam... tidak ada percakapan antara sang Ruh dengan Sang Terapist.
 

 Hipnosis adalah menggali memory program yang tersimpan ketika sang pasien tertidur lelap dan bisa diajak bicara yaitu di gelombang Teta (tidur namun masih mimpi alias mengigau).

Nah bagaimana kalau program itu tersimpan melampaui gelombang itu?
Inilah perlu latihan masuk ke gelombang lebih dalam yaitu Delta (tidur lelap tanpa mimpi, sekitar 0,1 Hz hingga 3,9 Hz). Tentu gak mungkin dihipnosis karena gak bisa tanya jawab. Sudah kadung amblas tanpa mimpi alias gak bisa diajak ngomong.

Mahakosmos berlatih olah rasa / hati kecil/ batin di gelombang terbawah yaitu 1,5 Hz, gelombang yang diasah ketika agama iIslam mengajari umatnya sholat di sepertiga malam terakhir, lagi enak-enaknya tidur lelap tanpa mimpi namun harus bangun. Dibiasakan rutin sehingga terlatih gelombang pikirannya bisa terjaga di gelombang terbawah. Dimensi berkomunikasi mengajukan proposal kepada Tuhan. Sehingga agama menyatakan: berdoa di sepertiga malam pasti dikabulkan.

Logikanya dalam terapi, kalau kita starting di gelombang terbawah, tentu bisa mendeteksi seluruh programming yg mengendap di frekuensi gelombang diatasnya.

Inilah yang dilakukan, akhirnya program karma sang ibu ditemukan. Hati kecil merasakan menangkap getaran program tersebut, dan diikhlaskan alias dicabut dari jiwa, raga, perasaan dan pikiran.

Kekuatan healing Mahakosmos adalah dengan logika sbb:
1. Tahu obyeknya, yaitu apa yang mau dilepaskan atau dibuang. Yaitu karma (akibat) perbuatan sang ibu ketika mengandung jabang bayinya.

2. Dengan kekuatan energi apa bisa mempressure / menekan program agar keluar dari badan. Pakai akses energi alam diluar tubuh..., atau pakai kekuatan sugesti gelombang pikiran Alpha, atau pakai kekuatan Ruh di gelombang Teta, atau pakai kekuatan Tuhan di gelombang mendekati Zero mind. Mahakosmos menggunakan kekuatan terbawah, melalui NurnYa yang memancar dari Zero Mind. Inilah perlu dibangkitkan kekuatan Spiritualnya, dibersihkan sumbatan dmensi hatinya.

3. Programnya keluar melalui apa (pori-pori, kotoran, atau apa?) Mahakosmos memanfaatkan lubang energi dan pori-pori energi yang ada di tubuh kasar. Sehingga diperlukan pembukaan seluruh lubang energi tubuh (dari dasar, kelamin, perut, dada, tenggorokan, tengkuk, telapak tangan, kening, dan ubun-ubun, dilubangi dengan NurNya)
Manfaatnya: nyata sekali, dimanapun program mind set tersimpan di bagian tubuh,maka langsung dikeluarkan melalui lubang-lubang terdekat .
Dengan cara: programmnya dipressure oleh kekuatan power dari gelombang Delta, sehingga tubuh bertekanan tinggi, dan diarahkanlah fokus di program masalah itu, kemudian diletupkan.... dikeluarkan... diikhlaskan. Bila menguasai teknik ini, sangat cepat membuang mind set, traumatik, emosional, phobia atau apapun program hanya beberapa menit.

4. Memutuskan tali frekuensi dengan karma sang ibu. Apa hubungannya? Logikanya: kalau tali frekuensi masih terhubung dengan sang ibu, maka percuma saja...dicabut programnya...karena program sang ibu masih berjalan dan akan menular berjalan di jembatan frekuensi yg sudah menyatu antara sang ibu dan anak. Mesti diingat, hubungan orangtua dan anak masih tersambung walaupun salah satu sudah meninggal. Karena hubungan sebab akibat, dan saling membantu atau bisa memberatkan. Contoh anak durhaka, maka sang orangtua di alam barzah akan mendapat ganjaran. Bila anak sholeh, maka berbahagialah orang tua di alam sana, kena imbasnya.

Tali frekuensi inilah yang tanpa disadari terhubung menyatu antara seseorang dengan obyek. Misalnya dengan pekerjaan karena faktor professionalitas. Ketika pekerjaan sedang ruwet dan bermasalah, maka automatically programnya akan membuat kita juga bermasalah dan ruwet, tiba-tiba kepala jadi sakit, migren, tekanan darah tinggi, dan penyakit lain muncul.

Ketika seorang pekerja yang sangat mencintai kantornya dan menyatu, karena doktrin mindset merasa memiliki. Maka ketika kantornya ada masalah... tiba-tiba dia juga bermasalah tubuhnya. Sakit-sakitan.
Efek negatif inilah yang harus diputuskan frekuensinya.

Apapun itu setiap sharing, tentu akan terkuak hal-hal masalah kehidupan sehari-hari yang sering terjadi, dan cara mengatasinya dengan logika. Dan nyata hasilnya. Karena semua logika.

Insya Allah artikel ini bisa dimanfaatkan untuk solusi masalah sehari-hari. Karena banyak yang mengalami kasus: orangtua cerai, maka semua anak-anaknya juga ikutan cerai. Orangtuanya melarat, kok menular ke anak-anaknya. Semua bisa diputus hubungannya / programnya.
 
Semua artikel dan pengetahuan yang dulu saya sendiri gak ngerti, gak ada yang mengajari, kok jadi bisa mengerti, dan menjadi solusi nyata.
 
Saya hanya bersandar kepada Dia yang mengajari tulis baca, dan apa-apa yang tidak diketahuinya. Sebagaimana bayi yang bodoh gak ngerti apa-apa, namun kok bisa berkembang pengetahuan dasarnya tanpa diajari. Naluri, insting, intuisi atau ilham. Semua bisa ketika sudah menjadi bodoh pikiran sadarnya, seperti bayi. Bersih tanpa rekayasa.
Baca Selengkapnya

Jadi masalah, gara-gara frekuensinya menyatu dengan masalah.

Salam Sahabat Mahakosmos,

Banyak sahabat yang sedang melatih olah rasa ala Mahakosmos yang jadi pusing, sakit, dan rasa gak enak yang terbawa hingga beberapa hari gak hilang-hilang. Kenapa Ya? Kok gara-gara kumpul sama teman-teman jadi ikutan pusing sakit begini....

Ada satu teman saya yang kakinya pegel terus di lutut sudah beberapa hari gak sembuh-sembuh.... udah dikasih obat.... diurut, ya begitu aja. Bingung mau diapakan.

Ketahuilah sahabat, itulah resiko kalau kita bermain perasaan atau menyatukan frekuensi dengan obyek yang tidak kita sadari. Apalagi bagi pemilik otak kanan yang lebih dominan dari otak kiri. Senengnya main perasaan. Alam bawah sadar menjadi lebih aktif.

Tanpa disadari gara-gara kumpul sama temen-temen dan seneng banget perasaannya, gelombang frekuensi dia menyatu dengan seluruh temen-temen. Jadinya dia ikut merasakan apa yang dirasakan oleh temen-temennya. Ada yang rasa gak enak, deg-degan, jadi migren, dan lain-lain campur aduk.

Demikian juga teman yang sedang memikirkan obyek tertentu, yaitu ibunya. Tanpa disadari apa yang sedang dirasakan ibunya akan ikut dirasakan. Semakin kuat frekuensi perasaannya menyatu dengan ibunya, semakin kuat dia merasakan apa yang dirasakan oleh ibunya. Jadinya ketika sang ibu sedang sakit lututnya, ya dia ikut merasakannya juga.

Ini adalah fenomena biasa akibat menyatunya frekuensi antara diri kita dengan obyek tertentu. Semakin menyatu tiada bedanya, maka akan merasakan apa yang dirasakan oleh obyek tersebut.

Ada positifnya juga ada negatifnya. Positifnya ya jadi bisa mendeteksi obyek yang dimaksud. Jadi ngerti apa yang sedang dipikirkan, dirasakan. Juga bisa sukses dalam bekerja karena menyatu sepenuhnya dengan apapun pekerjaan yang dilakukan. Namun menjadi negatif, bila tdak mampu menguasai situasi bermasalah dan tidak kuasa memutuskan tali frekuensinya... maka akan terbawa sampai beberapa hari hingga suatu titik terputusnya frekuensi tersebut dengan sendirinya.

Inilah jawaban kenapa seseorang yang menyatu dengan pekerjaannya, atau kegiatannya tiba-tiba jadi depresi ketika pekerjaan atau kegiatannya hancur lebur. Dia juga ikut hancur lebur.

Inilah penyakit para professional yang luarbiasa bekerja namun terkena dampak dari pekerjaannya. Ketika situasi pekerjaan sedang ruwet, maka tanpa disadari menjadikan penyakit pada sistem tubuhnya. Jadi ikut ruwet. Muncullah penyakit aneh-aneh. Migren, sesak, buang air tidak teratur, dan lain-lain.

Layaknya seorang professional tentu harus tahu kapan maju, kapan mundur, dan kapan diam. Tahu kapan menyatukan frekuensi selaras dengan obyek yang dihadapi dan tahu kapan memutuskan frekuensi tersebut. Maka sangatlah bijak, bila dalam kehidupan kita bisa menguasai teknik menyatukan frekuensi dan tahu pula kapan memutuskan frekuensinya.

Sehingga suasana emosi tinggi dan ritme bekerja di kantor yang bikin pusing tidak terbawa sampai ke rumah. Dan mampu berganti peran. Jangan sampai ketika tiba di rumah…tetap dengan emosi tinggi. Sehingga anak istri jadi takut, karena seperti melihat kita seperti bercula dua. Dan tanpa disadari ketika di meja makan malam, suasana makan seperti sedang bekerja di kantor. Memegang garpu sendok seperti memegang mouse keyboard. Menegur anak seperti menegur bawahan. Kacau deh.

Seseorang yang sukses menjadi bahagia adalah seseorang yang mampu selaras menyatukan frekuensi dengan apapun situasi yang sedang dihadapi. Itulah pepatah di kandang kambing mengembik, di kandang macan mengaum, di kandang ayam berkokok…..dan seterusnya.

Seseorang yang sukses dalam pekerjaan, dan sukses dalam membina keluarga, pertemanan, relasi, dan kegiatan sosial dimanapun berada serta sukses dalam berhubungan dengan Tuhan. Kesembangan dunia akherat.
Baca Selengkapnya

Penyelenggaraan Mahakosmos

Salam sahabat mahakosmos,

Semoga hari-hari kita selalu dibersihkan dari mindset masalah, ketidakberuntungan sehingga case tersebut tidak tertarik kepada kita.

Dan ganti dengan program baru, mind set baru.

Alhamdulillah saya sudah ketemu formula tersederhana, logika, mudah dimengerti, dan efeknya luarbiasa. Yaitu penambahan sugesti power dan teknik menyatukan frekuensi. Untuk membuang program dan mengisi program kehidupan dengan akurat, jadi kenyataan.

Oleh karenanya sejak Maret 2010 nanti semua afirmasi dirubah total,dan metode mahakosmos berubah upgrade.

Misi Mahakosmos adalah pencerahan kehidupan, membuka rahasia kehidupan, mengingatkan utk ikhlas dan hidup positif utk kehidupan yg lebih baik. Semoga misi ini dpt disharingkan kpd temen2 utk membantu menyebarkan teknik mahakosmos nanti agar bermanfaat.

Saya perkenalkan Mas Yulil Amri, alumni mahakosmos (namun belum update tekniknya) yg menjadi team administrasi saya. Utk membantu administrasi, promosi dan case diluar workshop.

Kedepannya, Mahakosmos akan lebih upto date dan dahsyat dengan penggabungan teknik serta afirmasi baru yg lebih josss.

Untuk koordinasi penyelenggaraan Mahakosmos kedepannya, mengingat jadwal saya juga ketat.. utk mengurus bisnis kembali serta mengurus keluarga yg rela kemarin2 ditinggalkan. Maka berharap siappaun sahabat yg ingin menyelenggarakan Mahakosmos dpt mengajukan tanggalnya dan tempatnya 1 bulan sebelum acara. Tentu agar tidak tumpang tindih, penyelenggara terbagi per wilayah sesuai yg sudah ada. (jakarta, jateng, surabaya, malang, kaltim,kalbar, riau,dll)

Persyaratan acara adalah sebaiknya di hotel yang layak dan baik agar image terjaga krn bagaimanapun peserta ingin kenyamanan dan krn merasa "bayar".

Kemudian persiapan yang matang dari sisi promosi, iklan, dan manfaatkan WEB yang sudah saya buatkan. Baiknya jangan di fb, karena jarang yg aktif. Tidak efektif.

Serta persiapan saat acara agar memberikan image memuaskan bagi peserta.

Jumlah peserta, silahkan tidak perlu dibatasi, karena teknk saya nanti, adalah pencerahan dan bisa digunakan siapa saja. Raih sebanyaknya peserta dg promosi kemanapun di area masing-masing.

Tarif untuk saya pun, sekali lagi saya tidak pernah menarifkan. Silahkan atur sebaiknya2, raih peserta sebanyaknya, dan memberi kebaikan utk penyelenggara juga.

Demikian, silahkan sahabat yg ingin memberikan saran. Persyaratan diatas adalah demi kebaikan kita semua agar image kita semua terjaga.

Oh ya, masalah mediasi...demi kebaikan bersama, saya tiadakan di acara workshop, namun khusus konsultasi saja. Namun bila ada peserta yg kena kasus ini, silahkan konsultasi diluar workshop.

Tanpa mediasi pun tidak masalah, namun tujuan mediasi adalah pencerahan kepd semua orang karena harus ada bukti nyata. bahwa ngelmu, belajar tenaga dalam, meditasi arahnya gak jelas, pegangan, guna-guna, itu adalah kemusyrikan yg harus kita hindari. Karena isinya adalah gangguan jin dan syaithon jdi ikut.

Walaupun ada sedikit sekali yg kontra dan memfitnah kemana2, namun saya bersyukur ratusan orang yg ahli mencari ilmu energi...akhirnya melepaskan ngelmunya dan menjadi insan yg bersih. Ikhlas saja sama Allah.
----------------
Oh ya, karena ilmu hati adalah mengikuti takdir masing2. Maka jangan mencampuri takdir orang lain. Artinya kita tidak bisa bantu siapapun yg tidak minta tolong. Jadi mhn maaf kalo temen2 salah persepsi kl saya kok tidk bantu temen. Ya karna gak diminta.

artinya bagi temen2 yg punya masalah, penyakit, pasati akan saya tolong kalau datang dan minta tolong. Artinya mengajak saya masuk ke takdir temen2 atas persetujuan.
----------------------
Dan bagi yg mau belajar spiritual mendalam, ya silahkan datang kerumah. saya tidak menganggap diri saya guru spiritual. Tetapi siapapun yg datang menganggap guru secara resmi. Ketahuilah, mereka jg dpt ilmu laduni dari Allah.

Inilah jawaban kenapa orang yg datang minta ilmu ke saya, ratusan, tetapi yg luarbiasa bisa ketmu potensi ruh jadi ahli piano, beladiri, pijat patah tulang, pijat, tajam rasa hatinya, mata batin tajam, bisa ngomong dg semesta alam, dan mampu menguasai penyembuhan dll. itu hanya segelintir jari.

Karena yg segelintir jari itu datang menghormati saya sebagai guru. Minta petunjuk.

SAYA TIDAK PERNAH MENURUNKAN ILMU. NAMUN TERNYATA ALLAH MENURUNKAN KEPADA SEGELINTIR INI. KARENA MENGANGGAP SAYA GURU DAN IKUTI PETUNJUK.

KETAHUILAH, SAYA ADALAH PENEKUN DUNIA SUFI, MAKRIFAT DAN HEKEKAT. BUKAN PENCARI ILMU. TETAPI MENGENAL ALLAH DAN KELUARBIASAAN RAHASIANYA. YG SEGELINTIR INI JADI KECIPRATAN ilmu laduni.

Banyak yg iri kpd yg segelintir ini, namun mereka yg iri datang hanya sharing, minta ilmu. Bukan berguru kepda Allah. Bila datang karena berguru, maka saya ajari cara berguru kepada ALLAH.
Baca Selengkapnya

Kamis, 25 Februari 2010

Ketajaman Rasa dan Bahasa Hati

Salam Sahabat Mahakosmos,

Sesungguhnya konsep Mahakosmos adalah sangat sederhana hanya kembali kepada fitrah, mensucikan diri, mengosongkan dari segala program mindset negative yang berakibat korsletnya rangkaian listrik tubuh dan pikiran, serta ikhlas menjalankan Qodho dan Qodar (alias takdir dan ketetapan Allah Sang Penguasa Semesta).

Kita hidup tidak sendirian di semesta alam ini, ada yang berwujud nyata (fisika Newton) seperti manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan dan apapun yang tampak, maupun metafisik (fisika quantum) ghoib / tidak tampak seperti pikiran, perasaan, motif, sifat, karakter,mind set bahkan mahluk-mahlukNya yang ghoib seperti Malaikat, Ruhul Qudus (Al Qudsi) maupun jin, syaithon, maupun iblis.

Semua yang tampak nyata dapat dilihat dengan ke dua mata phisik. Namun yang tidak nampak, hanya bisa dilihat dengan ketajaman rasa (hati kecil/batin).

Pada masa remaja lalu dalam proses mencari SANG ESA, sudah tidak terhitung sang berguru baik tatanan tertulis maupun dunia keilmuan menghabiskan uang tidak terkira. Namun seringkali saya tertipu karena pikiran dan penglihatan saya sendiri oleh kehidupan. Tertipu oleh dunia keilmuan, guru yang salah,, juga sosok tak nampak yang datang. Bahkan sudah tak terhitung saya dijahati oleh kekuatan yang tak nampak membuat saya, keluarga sakit phisik, muntah, sekarat, bahkan bisnis saya juga tertutup. Sementara saya tidak bisa melihat siapa?

Akhirnya dalam satu perenungan panjang, saya mulai berkonsep mencari facility dalam diri yang diberikan Tuhan untuk membedakan sesuatu. Yaitu Ruh Batin (hati kecil).

Mulailah saya berlatih layaknya saklar lampu ON atau OFF, maka saya OFF kan pikiran dan mata phisik saya… dan tekan ON Rasa Hati saya. Belajar dengan main rasa hati.

Saya baru “ngeh” karena saya muslim.. yaitu hakekat para nabi selalu menyepi dan menyendiri. Dan juga pola makan mereka yang hanya sedikit sekali, bahkan perutnya saja sampai dililit kain karena seringnya menahan lapar. Ternyata semua itu adalah dalam rangka mematikan jasad / hawa nafsu / pikiran agar OFF dan Ruhnya sendiri otomatis akan ON.
Baru “ngeh” lagi, hakekat disuruh bangun pada sepertiga malam terakhir yaitu jam 02.30 untuk sholat tahajud. Ternyata dalam ilmu frekuensi otak, bangun pada jam-jam segituh sangat sulit karena frekuensi otak dalam posisi delta (tidur lelap tanpa mimpi) antara 0.1 Hz s/d 3,9 Hz. Dan kita diajari Nabi untuk membiasakan berada di gelombang otak tersebut. Sehingga dikatakan, apapun do’a di sepertiga malam itu pasti terkabul.

Dua syarat itulah yang menjadi pakem utama menemukan Hati Kecil. Membiasakan lapar dengan puasa yang benar-benar mengurangi makan, bukan sekedar memindahkan waktu makan, serta rutin bangun malam untuk sholat hingga subuh.

Hati Kecil atau batin ternyata berada di fekuensi gelombang otak 1,5 Hz. Semakin tajam kalau kita menonaktifkan pikiran sadar di gelombang atas yaitu gamma, beta, dan alpha. Artinya: dalam masalah kehidupan ya jalani saja...do the best, ikhaskan, tidak perlu memendam program ke pikiran atas di gelombang gamma, beta, dan alpha.

Hati kecil benar-benar luarbiasa karena mampu merasakan bahan dasar dari apapun ciptaan Allah dan juga merasakan Dzat Allah alias berkomunikasi dengan bahasaNya.
Tanpa sadar itulah frekuensi khusu’ dalam beribadah, sehingga mudah menangis, tergetar, dan hanyut dalam ketentraman serta mengantar ke ruang kehampaan yang tidak terkira.

Bahkan para sahabat yang melatih ketajaman rasa ini, mampu merasakan getaran energi gempa yang akan terjadi. Sehingga beberapa gempa dapat terdeteksi akan terjadi dan menjadi berita untuk saling mengingatkan antar sahabat. Dan akurat

Pada masa lalu, dengan ketajaman rasa ini... akhirnya membuat tergiur dengan hawa nafsu yaitu tebak-tebakan alias lotre. Dan selalu akurat. Namun lambat laun, kepekaan rasa menjadi berkurang. Kenapa? Karena Tuhan marah? Semua selalu logika, yaitu karena sudah terbawa hawa nafsu pikiran di gelombang gamma dan beta (13 Hz sd 30 Hz) sehingga jadi tidak fokus di gelombang 1,5 Hz. Bermain rasa harus tentram, tawar, tidak ada motif apapun. Apalagi nafsu duniawi. Karena sesungguhnya adalah alat komunikasi kepada Sang Pencipta. Jangan dikotori hawa nafsu.

Ketajaman rasa inilah yang digunakan untuk mendeteksi penyakit, sebab-sebabnya karena apa (yg juga ditunjukkan seorang Ustadz dalam mendeteksi penyakit), juga merasakan gangguan yang gak kelihatan yang datang dari jin. Bukankah bisikan ke dalam ruang dada ini datang dari manusia dan jin (Surah An-Nas)

Ketajaman Rasa adalah layaknya seorang yang “maaf” kurang penglihatan. Namun dia bisa membedakan mana ucap Gocapban atau Seceng. Atau membedakan benda-benda dan sekitarnya. Layaknya sebuah firasat

Seorang yang memiliki ilmu, sangat ditakuti oleh kejahatan ghoib. Juga tidurnya sangat ditakuti. Ilmu adalah pengetahuan yang membuatnya tahu.
Seorang yang memiliki ketajaman rasa akan mudah mengetahui mahluk yang tak nampak (jin) pun bersembunyi.

Seperti sebuah anekdot, ada seorang ahli ibadah yang dijahati mahluk ghoib sehingga hawa rumah panas, jadi emosional antar anggota rumah tangga, juga ibadah terganggu. Karena manusia tidak bisa melihat yg ghoib, akhirnya dibacalah ayat suci. Ketahuilah, jin juga tidak bodoh... dia menutup kupingnya dan bersembunyi. Ibarat rumah kedatangan pencuri yang bersembunyi, namun kita gak tahu ada dimana, akhirnya kita tembaki.... dor..dor..dor dengan bacaan ayat suci. Pencuri bersembunyi menertawai kebodohan sang pemilik rumah.
Namun ada seseorang yg kosong, gak bisa apa-apa, alias tidak punya pistol buat dor dor, namun dia tahu si pencuri bersembunyi. Maka gak perlu ditembak, cuma ngomong: “Hoi, kamu yang di atap ngapain bersembumyi....keluar!!!” Itu pencuri akan kabur terbirit-birit. Itulah makna ketajaman rasa, menjadi tahu.

Bahasa Rasa bisa dimanfaatkan untuk berkomunikasi dengan ruh penyakit, bangsa ghoib, juga benda-benda nyata yang hidup.
Layaknya seorang yang merawat kucing dari kecil, dia tahu kesukaannya si kucing, dan juga tahu maunya apa? Padahal orang itu tidak bisa berbahasa kucing. Juga si kucing gak ngerti bahasa manusia. Namun mereka berdua bisa berkomunikasi. Yaitu dengan bahasa rasa. Bahasa Uniersal alias bahasa tarzan.

Ketajaman Rasa dapat dilatih melalui ibadah sholat malam menurunkan gelombang otak, serta mengosongkan perut, alias makan secukupnya. Dan terus bersihkan badan. Konsep Mahakosmos adalah pembersihan semua programming badan yang menjadi sumbatan masalah kehidupan.
Dan Mahakosmos juga sharing untuk melatih ketajaman rasa yang dapat dimanfaatkan untuk ibadah kepada Tuhan serta kebutuhan duniawi, menajamkan intuisi.

Latihan Mahakosmos adalah dengan kerendahan hati dan kesederhanaan. Healing pembersihan seluruh sumbatan kehidupan, dan tiap pertemuan rutin melatih mengaktifkan otak kanannya agar lebih dominan. Otak kanan yang menghubungkan dengan keluarbiasaan gelombang Alpha untuk mensetting mind set program masa mendatang. Serta membawanya ke dimensi lebih jauh yaitu ketajaman rasa di gelombang Delta.
 
 Semua orang pasti bisa, karena ini adalah yang alamiah dan logika. Yang membuatnya tidak bisa adalah karena membiasakan otak kiri, hitung-hitungan yang membuatnya selalu berhitung dalam kehidupan. Mengharap imbalan. Hawa Nafsu dengan wujud materi.

Ikhlas saja dalam kebaikan. Nikmat sekali.

Baca Selengkapnya

Rabu, 24 Februari 2010

Sharing dan Latihan Rutin di Kemang Timur – Jaksel

Salam Sahabat Mahakosmos,

Acara sharing dan latihan yang akhirnya diadakan di kemang timur 16 Jakarta pada hari Minggu, 21 Febuari lalu… alhamdulillah lancar diadakan walaupun hanya 3 hari disebarkan infonya. Sekitar 50-an sahabat yang hadir di acara tersebut baik mulai jam 13.30 siang dan datang lagi rombongan berikutnya yang baru bisa sorenya dan bikin acara lagi hingga malam. Acara diakhiri jam 22.00.

Pertemuan di Kemang Timur ini adalah Gardu Induk alias markas awal Mahakosmos yang tadinya sharing dan memperkenalkan para praktisi penyembuh dari berbagai paham olah energi dengan konsep ikhlas. Dan sekarang belajar menemukan keluarbiasaan rahasia alam semesta, juga potensi diri yang berhubungan dengan keluarbiasaan Tuhan. Ilmu kosong gak ada apa-apanya.

Dan tiap Sabtu Minggu mulai jam 10 hingga sore, dibuka terapi ikhlas oleh para alumni Mahakosmos untuk siapapun yang ingin mencari solusi masalah kehidupan (penyakit gak sembuh-sembuh, stress, depresi, traumatik, phobia, hingga gangguan non medis). Juga jadi tempat sharing bagi yang sudah mengenalnya untuk upgrade info yang tiada habisnya. Rahasia Semesta kan gak ada habisnya.

Pertemuan dibuka dengan pengenalan tentang konsep dasar Mahakosmos yang bukan menyembuhkan tetapi intropeksi diri. Juga silaturahim dengan peserta yang dilanjutkan dengan session terapi massal bagi yang membutuhkan. Ada yang kepalanya selalu migren, dengan pundak hingga tangan kanan kaku. Ada juga praktisi yg baru jatuh dari motor dan uratnya kejepit. Penyakit medis hingga gangguan non medis.

Urat kejepit ternyata hanya komunikasi dengan cinta kasih alias ngobrol dengan sang urat tersebut, minta maaf dan di doakan, ternyata uratnya kembali pulih seperti sediakala dengan penuh keajaiban padahal sudah diurut dipijat enak-enak sakit, juga sudah dengan teknik energi dan lainnya. Sembuhnya dengan Obat cuma diajak ngobrol.

Ada yang sakit ternyata obatnya cuma intropeksi karena memendam kejengkelan pada pasangan hidupnya. Mindset jengkel juga bisa bikin penyakit.

Juga dibentuk KOMUNITAS IKHLAS untuk wadah untuk saling mengingatkan bermind set positif menjauhi yang mengatif yang bisa bikin masalah kehidupan. Ditunjuklah ketuanya, Pak Yogi Yogayaza. Wadah yang kelak juga merupakan wadah sosial memberi manfaat kepada siapa saja, baik sahabat yang ingin membantu bersedekah, juga dalam pendidikan menurunkan ilmunya kepada anak-anak yang membutuhkan. Hingga acara pengajian bareng, atau umroh bareng dan apapun acara kebersamaan dari kita untuk kita yang pastinya bermanfaat. Dan tidak lupa, ada kaos baru yang dibuat pak Djohan Kohar yang selalu murah senyum.

Dalam acara sharing ini, ada peserta seorang executive yang sudah lebih dari setahun terkena penyakit medis juga non medis, sudah putus asa dengan berbagai pengobatan modern karena dibayari kantor, juga melalui ruqyah maupun jalur pengobatan ala pesantren. Akhirnya sembuh total hanya dengan intropeksi dan pembersihan semua program mindset negative baik di ruhnya, perasaan, pikiran, aliran darah, rongga tubuh, organ tubuh, dan lainnya. Sudah gak kehitung semua detoks yang keluar melalui muntah-muntah yang berbuih. Setelah 3 minggu, tidak saja sembuh, plong, nyaman, sholat lebih khusu’ karena sudah bersih. Ternyata mata hatinya menjadi tajam. Rasa hati menjadi tajam sehingga bisa menganalisis pikiran, motif, penyakit, bahkan ada apa dengan dirinya dan orang lain.

Juga diperkenalkan menemukan potensi Ruh (spirit) yang sudah diberikan Tuhan kepada kita. Potensi yang menjadikan ada anak bisa berbahasa asing dengan fasih, ada anak yang baru mengenal Piano ternyata bisa luwes memainkan piano, suatu bakat yang sudah diberikan oleh Tuhan. ada yang tidak pernah belajar formal namun luarbiasa sekali memasak atau memahami fisika, kimia, matematika, menghapal, dan lain-lain. Bakat yang bermacam-macam dan bisa berbeda tiap manusia.

Kali ini ada seorang peserta yang melalui proses tafakur di gelombang frekuensi Tetha (ruh) dan menemukan potensi dirinya yang ternyata adalah beladiri. Ketika disatukan potensi tersebut dengan jiwa raganya, yang bersangkutan tiba-tiba seperti memiliki keinginan firasat untuk bergerak laksana pendekar taichi, wushu dengan gerakan yang luarbiasa seperti film mandarin. Setelah di olah rasa, itulah potensi ruhnya sendiri, pantas saja selama ini yang bersangkutan senang dengan semua hal berhubungan dengan taichi, namun tidak belajar hanya sekedar senang sekali. Dan tentu saja, tidak ada campur tangan yang berbau klenik (uka-uka). Itulah fungsi ketajaman rasa yang lebih tajam dari penglihatan. Uka-uka juga takut, karena gak bisa bersembunyi. Pasti ketahuan.

Dan dengan gerakan Taichi tersebut, peserta tersebut bisa meng-healing penyakit rekannya juga dirinya sendiri.

Dalam sharing, diperkenalkan teknik sugesti (hypnosis) yang ternyata juga gak ada uka-ukanya… semua memiliki dasar logika yang terkait dengan keinginan dan teknik menyatukan frekuensi.

Ketika seseorang disatukan frekuensinya dengan sepatu, maka peserta tersebut merasa sakit ditepuk. Rupanya sepatu itu dipukul-pukul. Sang Peserta juga merasa ditepuk.

Teknik menyatukan frekuensi yang diperlukan dalam menganalisis persoalan, mendeteksi penyebab masalah, atau mengetahaui pikiran, motif, atau apapun yang diperlukan.

Intinya sugesti (hypnosis) terjadi dimana saja adalah sebuah peristiwa alamiah. Frekuensi yang sama, menyatu. Bagaimana seseorang akhirnya tergerak menjadi tenaga kerja luar negeri dan merubah kehidupannya karena tanpa disadari menyatu frekuensi minatnya dengan tetangga yang mengajaknya. Namun satu sisi ada yang tidak tergerak, karena tidak menyatu minat dan frekuensinya.

Pokoke, dalam sharing dan pertemuan rutin di Kemang selalu membahas hal-hal baru yang logik untuk aplikasi kehidupan. Bagaimana menyatukan frekuensi dengan atasan, pembeli, lawan bicara, audience, agar sukses beraktifitas. Menangani kasus-kasus kehidupan hingga penyembuhan. Upgrade spiritual dengan selalu latihan tafakur serta mengupas keluarbiasaan dan potensi kekuatanNya dalam diri manusia yang sudah ada.

Pertemuan Rutin yang selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar mengenal potensi dirinya sendiri, menjadi dirinya sendiri, juga pembersihan diri dan ikhlas menjalani kehidupan. Siapa saja yang sudah mengenal Mahakosmos Terapi Hati Terapi Ikhlas dasar di workshop maupun mereka yang belum mengenalnya, bisa belajar dan terus mendalami dan sharing tiap saat.

Bisa menghubungi kuncen di Kemang yaitu mas Budiyono atau Mas Yulil Amri (0856.1260735), dia adalah sang petugas pencatat buku tamu, merangkap petugas woro-woro.
Baca Selengkapnya

Selasa, 23 Februari 2010

Penyebab penyakit aneeeh, juga karena hukum tarik menarik..

Salam Sahabat Mahakosmos,

Dengan tulus saya mohon maaf bila ternyata mau gak mau saya sampaikan pada siapapun yang datang atau di workshop mengenai penyebab penyakit atau masalahnya, yang bukan datang dari masalah habit, sifat, karakter, atau kekhilafan yang lain. Namun datang dari gangguan yang tak nampak alias ciptaan Tuhan yang lain di semesta alam ini.

Karena memang ada, sebagaimana saya kaum muslim mengimaninya.

Saya mohon maaf pada peserta workshop yang kaget karena penyebabnya adalah gangguan ghoib dan muncul hal-hal diluar kebiasaan. Ada yang suka dan ada yang tidak. Suka karena masalahnya jadi solve. Tidak suka, ya karena gak ada masalah dengan yang begituan. Oleh karenanya sejak bulan Pebuari, untuk penyebab karena gangguan ini… akan ditangani dengan seizin peserta lain atau setelah workshop selesai.

Gangguan Jin dan Syaithon selalu membisiki dada manusia. Akibat yang nyata adalah suka esmosi, marah-marah, dendam, iri, dengki, sombong, riya’, mau memang sendiri, berprasangka negative, hingga menyakiti orang lain. Dalam agama, ya jadi males ibadah, susah banget bangun malam untuk tahajud, males untuk mengurangi makan, alias ibadah angin-anginan kalo ada hajat keinginan aja baru deket sama Yang Kuasa.

Efek lain adalah: menjadi penyakit. Banyak yang saya temui, penyakit pada bayi karena diganggu sejak kandungan. Sang Ibu diganggu sehingga banyak pikiran, gelombang otaknya tinggi….. akhirnya menjadi mind set si jabang bayi dan terlahir dengan gelombang otak yang tinggi alias autis, gak bisa diem.

Dan ketahuilah, gangguan jin yang masuk kedalam tubuh ini, pasti meninggalkan kotoran dan membuat sarang alias rumah. Tubuh yang ditumpangi dijadikan toilet bersama. Kotoran itulah yang menjadikan penyakit, menyumbat darah, dan juga sifat dan karakter negative diatas.

Sarang atau rumah itulah, yang menjawab pertanyaan kenapa sih saya selalu gampang kesurupan…..ya karena ada rumahnya di badan.

Dan ciri-ciri mereka yang memiliki kotoran jin karena tanpa disadari jin hinggap dibadan pulang pergi kayak terminal bis. Maklum baunya sama.
Ciri-cirinya adalah bersifat, karakter, temperamen tinggi. Panasan kayak api. Apapun yang dipikirkan, diucapkan dan diperbuatnya selalu menyakiti siapapun. Tanpa disadari.

Inilah tips untuk mengetahui dibadan kita ada jin atau kotorannya. Latihan tafakur / meditasi di tempat yang hening tanpa gangguan agar khusu’ atau fokus.
Pejamkan mata, latihan lepas mengawang-awang seolah tanpa jasad seolah tidak memiliki kepala, badan.... hingga tubuh seperti terasa gak ada tulangnya. Lemeees. Fokus seolah hanyalah energi eter berada di ulu hati, pusat dari spirit atau kita sendiri.
Hingga beberapa saat sampai menemukan titik mengawang-awang, penuh kehampaan, adem, tentrem.

Setelah terasa nyaman, hampa, gak terasa apa-apa.
Barulah bertanya kedalam diri, dengan suara berasal dari balik dada atau ulu hati tersebut. Suara dalam, atau istilahnya suara hati.
“Saya ingin merasakan kotoran jin.....atau gangguan jin di badan saya”

Perintah tersebut akan menginstruksikan programming tubuh merasakan. Dan rasakan saja. Kalau setelah ucapan tersebut terasa tiada perubahan sensasi. Gak ada perubahan apa-apa, artinya ya tubuh bersih.
Namun kalau tubuh merespon langsung ada perubahan… baik samar-samar maupun sangat terasa perubahannya seperti hawa berdesir, panas, gak enak, gak nyaman. Ya rasa itulah yang menunjukkan keberadaan kotoran atau jin tersebut. Rasakan apakah di rongga kepala, dada, perut, tangan, kaki atau dimana?

Ingin membersihkannya? Sederhana.
Ini juga konsep modern, karena kita orang modern. Tubuh ini laksana bejana dengan pressure / tekanan tertentu. Jadi perlu pressure tambahan untuk mengeluarkan kotoran jin tersebut.
Caranya: ya setelah merasakan keberadaan kotoran itu ada dimana? Misal di dada, fokus di dada dan tarik nafas, lalu tahan. Dan baca ayat suci, contoh ayat kursi, bisa 1x, 2x, atau 3x semampunya. Sambil tahan nafas. Lalu sambung dengan doa Ya Allah Ya Tuhan, hancurkan seluruh gangguan jin dan kotoran jin di badan saya. Lalu buang nafas dengan perlahan bisa dengan mulut atau hidung. Serasa membuang melalui nafas keluar.

Kenapa mesti tahan nafas. Seperti yang saya sampaikan diatas, tubuh itu seperti bejana dengan pressure tertentu. Jadi kalau nafas ditahan, ini seperti meletupkan energi.
Energi itu diperoleh dari membaca doa ayat suci. Semakin membaca dg ikhlas... khusu’ fokus, maka akan menciptakan energi semakin besar.
Energi inilah yang diletupkan ketika bejana tadi sudah bertekanan tinggi. Dan dihembuskan.

Ulangi berkali-kali hingga terasa plong. Dan rasakan kembali, dengan cara diawal untuk merasakan apakah masih ada kotoran?

Siapapun yang tidak memiliki kotoran ini, alias chip programming dari mahluk yang berbahan dasar api. Tentu akan bersih, alias adem.
Hawa nafsu bisa terkontrol, hidup lebih tentram, bersahaja, menghargai siapapun.

Inilah Hukum Law of Attraction, siapapun yang tentrem akan menarik semua elemen kehidupan yang juga tentrem.

Demikian juga dengan pertanyaan: kenapa ya, saya kok diganggu oleh mahluk ini?
Ya itulah hukum tarik menarik, karena kita memiliki sifat yang sama. Barangkali tanpa sadar masih menyimpan programming sombong, emosi, dan negative lainnya.

Jin atau syetan tidak akan pernah bisa menggangu siapapun manusia yang tidak serupa dengan mereka. Sehingga tidak ada celah yang bisa digoda. Bukan sifat api.
Yaitu sifat air…yang mendinginkan siapapun. Menentramkan siapapun. Bukankah Nabi ku juga demikian……dalam jarak puluhan meter sudah terasa hawa ademnya.
Itulah pancaran programming menentramkan alias mind set beliau.
Sholawat kepada beliau kucurahkan tiada hentinya….
Baca Selengkapnya